Sejarah Desa

Sejarah Desa Loleng, desa loleng adalah salah satu bagian pepecahan dari kecamatan Kota Bangun. Awalnya Desa Loleng merupakan sebuah dusun, dan pada Tahun 1993 agar dapat menjadi desa yang defenitif maka Desa Loleng membangun transmigrasi pembagian dusun yaitu Dusun Sidomulyo dan Dusun Margomulyo. Saat ini Desa Loleng dikelilingi sekitar 10 desa dan langsung bersinggungan dengan Batas Kecamatan yaitu dengan Kecamatan Muara Kaman .

Desa Loleng dari Kecamatan Kota Bangun menjadi pusat perhatian, hal ini didukung oleh bangunan operasional kecamatan yang berada di Desa Loleng. Akses jalan menuju Desa Loleng cukup baik tidak membutuhkan waktu lama dari pusat – pusat kota untuk menuju ke Desa Loleng. Jarak tempuh dari Kota Samarinda menuju Desa Loleng dapat di tempuh dengan kurun waktu sekitar 2 – 3 jam. Jika jarah tempuh dari Ibukota Kutai Kartanegara menuju Desa Loleng sekitar 1 jam saja. Desa loleng merupakan desa yang mempunyai banyak penduduk, di desa loleng terdapat 3 dusun. Dusun mantang berada di jalan poros yang biasa di sebut dengan loleng 1, sedangkan dusun sidomulyo dan margomulyo berada di dalam trans yang sering disebut sebagai loleng 2.

Gambar Kantor Desa Desa Loleng Dahulu

Gambar Kantor Desa Loleng Sekarang

  • Kondisi Fisik Wilayah

Kondisi batas wilayah, dari arah barat desa berbatasan dengan daerah Kedang Murung dan Desa Liang, dari arah selatan desa berbatasan dengan Desa Bukit Cering yang juga termasuk dalam Kecamatan Muara Kaman Ilir, dari arah timur desa berbatasan dengan Ratu Ampang dan Benua Puhun, dan selanjutnya dari arah timur